Jumat, 28 Mei 2010

Journey Story #01: Tak Sesuai Rencana

-Lavender-
Aku duduk sendiri di pojok halaman sekolah yang sepi, hanya ditemani buku ensiklopedi Pokemon yang baru saja kudapatkan dari orang tuaku. Kenapa aku malah membaca ensiklopedi Pokemon, bukan buku pelajaran sekolah? Tentu saja, karena hari ini aku dan 16 murid kelas 5 lainnya akan mendapatkan Pokemon pertama kami. Aku semakin tidak sabar, kira-kira Pokemon apa ya yang akan kudapatkan? Apapun itu, aku akan merawatnya dengan baik. Ah, aku jadi ingat, pagi ini papa memberikan Poketch berwarna ungu muda padaku. Aku merogoh Poketch itu dari tas, lalu aku membaca buku petunjuk pemakaian (yang sebenarnya bukan buku, tapi surat). Tapi sebelum aku membaca paragraf terakhir, Vio memanggilku karena kami akan berangkat.

[30 menit kemudian]
"Wah, bagusnya, kuharap aku juga punya. Kau beruntung sekali, Lavender" Vio memuji Poketch baruku. "..tapi karena tanganmu kecil Poketchnya jadi terlihat besar" sambung Magenta.
"Ayo masuk ke dalam!" Ivy memanggil kami bertiga dari dalam Pokemon Center.
Satu persatu teman-temanku memilih Pokemon mereka, tapi pada giliranku, aku tidak diperbolehkan memilih juga karena aku belum genap berusia 10 tahun, sekalipun ulang tahunku tinggal setengah bulan lagi. Aku berjalan keluar dengan wajah menunduk dan mengacuhkan apapun yang kulewati. Aku tahu kalau beberapa orang yang kulalui ada yang berusaha menenangkanku, tapi aku memlih untuk menenangkan diri di luar.

-Violet-
Akhirnya aku mendapatkan Pokemon pertamaku, yaitu Gastly yang kini ada di dalam Pokeball di tanganku. Kemudian aku mengeluarkannya dari Pokeball. "Gastly, mulai sekarang aku adalah pelatihmu dan partnermu. Aku akan memanggilmu....Ghaze." Gastly tersenyum riang. "Ah, aku jadi penasaran apa kemampuanmu. Lebih baik aku segera menyusul Lavender!"

-Lavender-
Aku memperlambat langkahku, kemudian aku duduk di bawah pohon. Sambil menikmati angin yang meniup daun-daun yg berguguran, aku menenangkan diri.

-Violet-
Aku berputar-putar mencari Lavender sampai kelelahan. Tapi pasti dia tak jauh dari sini. Aku teringat 1 tempat yang mungkin dia datangi.

-Lavender-

Sepertinya aku mendengar suara dari belakang pohon ini, mungkin ada Pokemon dibalik pohon. Aku menengok ke belakang pohon (?) dan ternyata dibalik pohon itu ada Ralts yg kelihatannya bersembunyi dari sesuatu. Tiba-tiba, dari kejauhan aku melihat bayangan Pokemon lain yang menuju kesini yang ternyata adalah Hondour. Aku bersiap-siap lari, tapi aku ingat Ralts yang ada di dekatku. Mana mungkin kan dia kutinggalkan disini, sedangkan Ralts adalah tipe Psychic yang serangannya tidak berefek pada Hondour? Aku ingin membawanya lari, tapi mungkin itu akan memperlambat lariku. Sebuah ide nekad terlintas di kepalaku.